kisah syith penjaga nur muhammad saw
syith iyalah nabi yg tidak termasuk 25 nabi tapi iya adalah nabi yg kedua setelah adam iya menyebar kan agama allah dg sabar Dalam buku Kumpulan Tanya Jawab Keagamaan yang disusun oleh Kyai Abdullah.jika sesunguh nya nabi syith iyalah orang pertama setelah nabi adam dan hawa syith di percaya untuk menjada nur muhammad.
bahwa sesunguh nya sebelum adam dan hawa ada allah mencipkan pertamakali iyalah nur muhammad saw sebelum ad hawa dan adamSyekh Yusuf Bin Ismail An-Nabhani melalui Kitab Hujatullah menyebutkan sebelumnya Nur Nabi Muhammad SAW senantiasa terlihat bersinar di wajah Nabi Adam. Cahayanya nampak seperti matahari yang bersinar terang benderang
dan maka dari itulah allah megambil sumpah kapada nabi adam agar menjaga nur muhammad sebagai mana yg dinas kan di dalam al quran:Hai Adam, berjanjilah (kepada-Ku) untuk senantiasa benar-benar menjaga Nur Nabi Muhammad SAW (yang telah Kuletakkan dalam dirimu). Janganlah sekali-kali kamu letakkan kecuali kepada orang-orang yang suci mulia
Nabi Adam menerimanya dengan senang hati. Kemudian, Nur ini bersemayam di dalam diri Siti Hawa. Tak lama setelahnya, lahirlah seorang anak laki-laki yang tak lain adalah Nabi Syits.
Nur yang semula terdapat di dalam tubuh Hawa dipindah ke dalam Nabi Syits. Nur tersebut terlihat pada wajah Syits, karenanya Nabi Adam selalu memperhatikan dan menjaga Syits.
Nabi Syits tumbuh sebagai pribadi dengan akhlak yang baik. Bahkan, Allah SWT mengirimkan sosok bidadari yang cantik dan rupawan untuk Nabi Syits.
Mengacu pada buku yang sama, yaitu Akhlak Para Nabi, wafatnya Nabi Syits terjadi ketika beliau jatuh sakit. Sebagai gantinya, ia menetapkan sang putra yang bernama Anush untuk melaksanakan wasiatnya.
Nabi Syits meninggal di usia 912 tahun dan dikuburkan tepat di samping makam kedua orang tuanya, yakni di Gua Gunung Abu Qubais
Posting Komentar untuk "kisah syith penjaga nur muhammad saw"